Latest News

Friday, May 11, 2018

Traveling ke Luar Negeri Makin Aman dengan Aplikasi Ini

Traveling sekarang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Apalagi di kalangan anak muda. Yang namanya jalan-jalan sudah menjadi “kebutuhan pokok”. Nggak heran di kalangan milenial ada pandangan begini. Sandang, pangan, dan jalan-jalan.

Nah bagi sebagian orang, jalan-jalan ke luar negeri menjadi impian. Banyak biro perjalanan yang menawarkan paket terjangkau untuk menikmati pesona negara-negara di dunia. tapi yang jadi pertanyaan, bagaimana dengan keamanan traveler saat melakukan aktivitasnya.

Safe Travel

Karena nggak sedikit juga yang punya kisah pahit ketika liburan ke luar negeri. Salah satu kejadian yang paling ditakuti adalah kehilangan paspor.

Tapi sekarang tak perlu khawatir sebab Kementerian Luar Negeri Indonesia baru-baru ini meluncurkan Safe Travel, aplikasi keren untuk melindungi Warga Negara Indonesia di luar negeri. Aplikasi berbasis multi-platform (Android dan iOS) ini juga bisa dimanfaatkan Tenaga Kerja Indonesia lho.

“Intinya Safe Travel dibuat karena negara ingin hadir untuk melindungi semua WNI. Sekarang negara hadir dalam genggaman. Ini adalah inovasi perlindungan WNI zaman now,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam acara Safe Travel Fest bertajuk Responsibly Fun di Jakarta, Sabtu (14/4).

Sejatinya aplikasi ini sudah dirilis pada Januari 2017. Hanya saja saat itu masih versi beta. Nah peluncuran aplikasi Safe Travel (@safetravelkemlu) ini sendiri diilhami dari bencana gempa bumi Nepal pada 2015 silam. Rancangan aplikasi ini juga oke banget lho.

Desainnya apik dengan konsep aman dan menyenangkan. Banyak informasi lengkap di 180 negara di dunia yang dibutuhkan WNI dan TKI dari aplikasi yang bisa diunduh gratis ini. Ada juga informasi tentang tingkat keamanan dan kerawanan suatu negara yang ditandai dengan indikator warna.

Nggak cuma itu, WNI juga bisa mengetahui informasi kontak perwakilan RI, hukum dan tata aturan yang berlaku di masing-masing negara, mata uang setempat, tempat ibadah, lokasi wisata, maupun informasi kuliner. Pokoknya lengkap deh.

“Ada juga infografis yang menghibur dan bisa menjadi bacaan saat perjalanan menuju negara tujuan. Ada informasi lain juga termasuk colokan listrik yang dipergunakan negara tujuan,” lanjut Retno.

Aplikasi ini sangat penting karena tren wisata ke luar negeri makin meningkat. Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, hampir 3 juta WNI berada di luar negeri, mayoritas (2,8 juta orang) adalah pekerja migran. Sisanya pelajar dan Anak Buah Kapal (ABK).

Nah fitur penting lain yakni tombol darurat (panic button). Dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur ini untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian.

“Aplikasi ini sangat penting bagi kita jika ingin merencanakan perjalanan ke luar negeri. Jadi kita merasa mendapat perlindungan negara,” kata Dewi Anggraini, salah satu pengunjung Safe Travel Fest yang mungunduh aplikasi ini.

Jadi sekarang jika ingin ke luar negeri WNI nggak perlu khawatir lagi deh. Tinggal klik Safe Travel, bisa dapat deh informasi yang diinginkan, termasuk dapat langsung melaporkan kejadian dan mendapatkan respons cepat.

No comments:

Post a Comment

IBX5B037FEAA457C